Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

Pernikahan dan Aku.

Posted on: November 24, 2012


Bismillahirrahmanirrahim…

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…

 

Alhamdulillahirrabbil’alamin… akhirnya temanku Isnaniyah Usman melepas masa lajangnya, dimana saudara Enki Trinanda mengucapkan ijab nya pada hari Sabtu, 3 November 2012. Suasana haru menyelimuti prosesi sakral itu. Aku  pun yang di kala itu belum hadir di acara, tetapi ikut memantau prosesi melalui sms dengan ami (adeknya iis) ikut deg deg kan dan merasakan seharu apa upacaranya. Dan yap, benar, saat senja di hari Sabtu akhirnya aku dan letbul sampai juga d lokasi, mendengar banyak cerita dari sang pengantin, trnyata apa yang terjadi di sana memang tak jauh-jauh dari bayanganku. Mengharu biru, begitulah bahasaku.

Yap, utk sahabatku, satu beban terlepas, sekarang tinggal resepsi pernikahan yang harus di jalani sepanjang hari, Minggu 4 November 2012. Resepsi pernikahan itu dilangsungkan, dengan berhiaskan pelaminan dan tenda yang menurutku ‘super waahh’ serta makanan yang tak kunjung habis-habis hingga malam menjelang dan para tamu undangan yang terus membanjiri resepsi, tentunya aku dan letbul tak kalah penting dan resepsi itu. Jauh-jauh hari sbelumnya kami sudah membuat baju seragam kami sendiri, di hari H bangun pagi-pagi lalu kami berdandan sendiri layaknya make up artis profesional, dan wawww ternyata bakat itu memang ada walau selama ini terpendam. Hhihihi..

Tak hanya itu kejutan manis yang kami berikan, saat siang menjelang kami mepersembahkan sebuah tarian india, meski eksekusi saat itu ‘biasa saja’ tapi terlihat begitu ‘waaaw’ bagi sebagian orang yang melihat cerita panjang perjalanan persahabatan kami.

Yap, itu dulu pendahuluannya, sekarang terkait dengan diriku.

Tepatnya sejak berita tentang pernikahan Nayah mulai Go Public.. beberapa pertanyaan datang menghampiriku, “kapan nikah? Kapan menyusul?” dan beberapa jawaban iseng pun juga banyak dilontarkan dari orang-orang sekitar, “masih lama tu, 7 tahun lagi” dan aku hanya bisa berdiri menghela napas dalam. Huft.

Berbicara tentang pernikahan, aku adalah orang yang sangat antusias untuk membahasnya, akan tetapi ketika berbicara tentan KAPAN aku hanya bisa diam karena memang tak tahu kapan aku akan menikah. Yang ku tahu saat itu adalah, aku telah bersamanya, aku percaya padanya bahwa dia yang bernaung di hatiku tentu tak akan betah juga berlama-lama berada dalam ikatan yang belum SAH ini.

Kalo boleh dibilang, jodoh Nayah itu begitu sempurna untuk seorang Nayah, dia sudah mapan, sudah memiliki penghasilan dan pekerjaan yang tetap, dan sudah sangat dewasa tentunya dalam menyeimbangi sikap Nayah yang terkadang masih sepertiku, masih labil. Hhihiihihi…

Sedangkan aku? Dia yang sedang bersamaku masih belum ada apa-apanya untuk menuju sebuah pernikahan. Dia masih memiliki jalan yang panjang, masih memiliki daftar hal-hal yang harus terlebih dahulu dilakukannya untuk melamarku kelak. Dan yang ku tahu, semua cita-cita nya tentang masa depan selalu memikirkan kaitannya dengan diriku, dia memikirkan bagaimana kelak profesiku (yang insyaAllah akan menjadi dokter. Amin) jika dia bekerja di suatu tempat. Bagaimana biaya-biaya yang harus dia keluarkan untuk pendidikan spesialisku kelak. Semua masih tentang ini dan itu, tetapi saat ini tak ada lagi tentang aku dan kamu, well..maksudku semua yang dia pikirkan, semua yang dia bicarakan,  semua yang dia rencanakan, dan semua yang dia lakukan adalah tentang KITA.

Jika fokusku adalah menikah untuk tidak mau kalah terhadap teman-teman sebayaku yang sudah terlebih dahulu menikah, tentu aku bisa saja, toh aku wanita, aku tak harus mapan dulu secara materi untuk menikah, aku cukup mencari orang yang memang sudah mapan. Tapi bukan itu, demi apapun bukan itu yang ku mau. Yang ku ingin adalah aku menikah, yap aku menikah dengan orang yang kucinta, dan dia lah orangnya, dia yang selama 4 tahun ini mengisi kisah dalam hidupku. Dia yang pertama membuatku betah berlama-lama d sampingnya. Dia yang selalu mengusap setiap airmataku dan meraih tanganku ketika aku jatuh dan terpuruk, dan dia yang mengajakku bersama-sama merangkai mimpi dan cerita indah kita berdua.

Pertanyaannya, apakah mungkin aku dan dia akan sampai ke pelaminan? Toh, orang yang sudah menikah saja banyak yang bercerai, apalagi yang cuma hubungan seperti ini.

Memang masa depan tak ada yang tahu, yang kami tahu hanyalah bahwa “Tak ada istilah tak jodoh, yang ada adalah Jodoh itu di pertahankan.”

Yap, sejauh ini, aku dan dia mempertahankan apa yang kami sebut dengan jodoh, toh Jodoh itu di tangan Tuhan bukan? Tapi jika tak diraih maka jodoh itu akan tetap di tangan Tuhan. Seperti yang aku dan dia lakukan, aku telah meraihnya dan dia telah meraihku.

 

“Aku memilih satu cinta yang menyematkan asa dalam jemariku, menggemakan nada cinta untukku, membelai dalam anganku, meski dalan bait kata cintaku bisu, tapi dia begitu megah berdiri di menara kesempurnaan. “ –RAF–

 

Dan pada akhirnya.. KITA LIAT SAJA NANTI. ^^

 

Padang,

Selasa, 6 November 2012

7.16 pm WIB

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: