Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

Senyum itu…

Posted on: Januari 23, 2013


Hari ini aku bepergian (lagi) dengan angkot, di luar begitu terik dan sangat panas, jadi agak lemas rasanya jika harus bermotor di jalanan, tapi kalo dibonceng ya lain lagi ceritanya. Hhhehe..
Ada kejadian yg cukup menarik perhatianku saat di angkot, jadi ketika naik, aku sempat sjenak memperhatikan penumpang yg rata2 adalah anak sekolahan, lalu di yg paling ujung, dekat speaker, ada seorang ibu2 yg memangku anaknya, berseragam sekolah, sbnrnya pemandangan sperti itu lumrah trlihat di angkot, tapi yg menarik di sini adalah, anak ibu tersebut mengalami keterbelakangan mental.. yap, jelas terlihat dari wajahnya. Berkali2 dia mencoba menarik perhatian org2 yg duduk di sekitar, sperti hendak menyapa atau sekedar mengajak ngobrol, namanya aja keterbelakangan mental, jadi wajar jika bersikap sperti itu. Akan tetapi, beberapa org yg berada di sekitar mereka seperti risih dengan sikap anak tersebut, tampak wajah yg mungkin bisa dbilang sedikit tak bersahabat sehingga si ibu berkali2 memegangi tangan anaknya yg bergerak2 ke sana kemari agar tak mengenai penumpang lainnya.
Lalu krn ada bberapa penumpang yg turun, aku memutuskan untuk bergeser ke dalam sehingga posisi dudukku tepat di hadapan si ibu dan anaknya tadi. Aku melihat ke arah anak tersebut, saat si anak melihatku, aku membalasnya dengan senyuman, dan si anak membalasnya dengan senyuman yang luar biasa subhanallah begitu manis, begitu indah, dan begitu tulus. Meski dia seorang anak dgn keterbelakangan mental, tapi begitu polosnya senyum yg dia berikan. Jadilah saat itu dia seperti mengajakku utk mengobrol, sambil dia tertawa2 sendiri dan menunjuk2 sesuatu di luar sana. Si ibu yang melihat anaknya asik tertawa2 bersamaku, ikutan tersenyum. Sayangnya musik angkot yg bgitu keras membuatku tak terlalu bisa mendengar apa yg si anak bicarakan.
Pelajaran hari ini, jangan melihat rendah manusia meski dia memiliki kelemahan, buktinya, dengan segala keterbelakangannya si anak itu tampak dirawat dengan baik oleh ibunya, baju sekolahnya yang rapi, rambutnya yg rapi di sisir, serta penampilannya yg tampak bersih, ahh.. ibu yg begitu luar biasa, dan anak yg begitu istimewa.
Dan hari ini, aku benar2 menyukai senyum itu, senyum terindah yang ku dapat hari ini.
Terimakasih Tuhan. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: