Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

KKN (hari 4)

Posted on: Juni 6, 2013


Bismillah…
Hari ini, hari ketiga kami kkn di negeri ini, sesuai kesepakatan tadi malam bahwasanya pagi ini kami berencana jamaah d masjid dekat rumah, lama d tunggu tapi adzan belom terdengar juga, sementara adzan d mesjid2 lain nun jauh d sana sudah bersahut2an smenjak tadi, akhirnya kami memutuskan untuk langsung saja menuju mesjid. Sesampai d mesjid, 2 orang ibuk2 keluar dari mesjid, katanya ga jadi sholat berjamaah krn tak ada imam yang datang. Ah, kami semua sempat terdiam, lalu berinisiatif untuk mengajak ibuk2 tersebut sholat jamaah bersama kami, akan tetapi ibuk2 tersebut menolak dgn alasan sudah sholat subuh, jadi ya sudahlah…
Akhirnya wildan langsung iqomat, dan jadilah si jek yang jadi imam pagi itu. Ah, begitu luar biasa perjuangan rasanya, melawan dingin yg menerpa2 menuju mesjid. Belum pernah sbelumnya sperti itu, dan spertinya memang Tuhan sengaja menempatkan kami di sini untuk meramaikan kembali mesjid yg lamaa telah d tinggalkan banyak orang, semoga perjuangan ini selalu dipermudah olehNYA. Amin.

Siang menjelang sore, lagi2, hobi masak masak membuncah d dada ini, selesai rapat d posko kkn, kami sempatkan diri berbelanja d pasar kecamatan yg memang buka hanya setiap hari kamis. Membeli beberapa bahan makanan d sana. Akhirnya, jadilah siang itu kami membuat gulai tahu pucuk parancih, goreng tempe cumi balado. Dan tanpa d sangka, cabe hijau giling untuk gulai dgiling langsung oleh wildan, ah memang lah ya, kalau kkn ini sudah tidak berlaku lagi yg namanya gender, semua sama, tak ada salahnya bukan jika cowok yg menggiling cabe? Why not? Hhaha..

Hari ini, aku tidak ikut jamaah magrib d mesjid krn kecapekkan, tapi tetap, sekitar jam 7an kami menuju mesjid untuk tadarusan sampai dengan menjelang isya. Terlebih aku kecapekkan krn habis belanja dari pasar, memasak, dan juga bercanda2 dengan beberapa anak kecil yg sengaja main d depan rumah.
Selepas isya, si jek dan wildan datang dari kantor nagari membawa 2 orang cowok yg ternyata adalah senior jek d fakultasnya, mereka datang untuk sekedar menumpang nginap d tempat kami krn sdg melakukan perjalanan utk sbuah urusan. Tak lama, beberapa anak dari jorong bawah juga datang berkunjung, alhasil, satu orang wanita d antara mereka tinggal untuk menginap. Memanglah ya, rumah ni terasa nyaman utk sebagian orang.

Beberapa anak lelaki asik main domino, sedangkan kami para ladies + devo main monopoli. Haha.. banyak tawa yg berderai d sana. Hhmm.. Seruu laahh yaa kkn ni.. tetap banyak pengalaman dan cerita menarik yg tak habis untuk d ceritakan.

Quotes hari ini:
“Diam itu bukannya marah, hanya saja mungkin sedang tak ingin bicara.”
#raf

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: