Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

Kasih sayang

Posted on: Juli 26, 2013


Tak ada teori pasti yang menyatakan tentang kasih sayang. Dimana bentuknya tak berwujud, tak terlihat, tapi justru hanya bisa drasakan oleh hati. Tentang bagaimana pentingnya aplikasi tanpa teori, tentang ikhlasnya rasa berbagi. Dan lalu secercah senyum akan mengambang di pelupuk bibir hingga senyum itu erbagi saat kasih sayang itu dbagikan pada jiwa lainnya, tanpa meminta untuk kembali, diberi sia2 dan percuma, dan balasannya? Tuhan jualah pemberi kado terindah itu.
Sosok ibu yang berkali2 pernah ku ceritakan, yang terjaga di beberapa bagian malam, masuk dan mencek kamar tidur anaknya hanya untuk memastikan mereka baik2 saja, memastikan tak ada seekor nyamuk pun menyentuh kulit darah dagingnya, dan lali, saat demam menyerang, berkali2 sosok itu mengganti kompres yang ada. Dan juga sosok ibu lainnya yang kai sebut Nenek.. entah berapa peluh yang mengalir untuk sebuah kasih sayang tiada hingga yang bertahun2 ia curahkan, pun siaga 24jam untuk cucu yang terkadang sesekali sering mengatainya ‘cerewet’.. pun sama seperti ibu, terjaga dalam lelap hanya untuk mengganti kompres penurun panas kami.
Dan lalu tentanh sosok lainnya yang pernah dikenal, sosok yang pernah memanggilku maju ke depan kelas hanya untuk memperbaiki tata jepit rambutku, dan lalu wajah itu tersenyum manis menatapku.. sosok lain yang mengajariku apa itu abcd, tentang budi yang pergi ke pasar, ani bermain boneka, ibu memasak nasi, ayah membaca koran, kalimat2 yang ku dengar saat sosok itu mengajariku membaca. Dan tentang sosok yang menyerahkan amanah pertama padaku untuk menjadi seorang pemimpin, yang dengan tatapan yang pasti tak bisa ku tolak inginnya. Dan tentang sosok yang sedikit keras, memaksaku menghafal setiap halaman yang ada, hanya untuk memastikan kami meraih hasil yang sempurna.
Dan lalu sosok wanita lainnya, yang mengajari tentang bagaimana kerasnya hidup, tentang arti pentingnya sebuah senyuman dalam keterpurukan. Sosok lain yang mengajariku tentang kasih sayang itu tanpa batas, tanpa mengenal apakah ada hubungan darah atau tidak, yang memperlakukanku sama seperti raga lain miliknya. Dan sosok ibu lain, yang menyelimutiku saat aku tertidur dengan kaki meringkuk kedinginan. Pikirku, semua itu bentuk kasih sayang luar biasa, tentang betapa banyak kasih sayang yang kuterima. Semuanya berasal dari wanita2 luar biasa yang pernah hadir di hidupku. Dan lalu, mana boleh aku lupa, toh, segala kebaikan yang tertuju padaku tak boleh bgitu saja terlupa, jika hari ini esok ataupun lusa segalanya tak terbalaskan pada orang yang sama, maka biarlah aku membalasnya pada jiwa lainnya, toh di mata Tuhan tak ada bedanya, yang berbeda adalah bagaimana niat kita dalam memberi dan berbagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: