Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

InsyaAllah

Posted on: Agustus 5, 2013


Berbicara tentang janji, mungkin hampir semua orang di dunia ini pernah berjanji. Janjinya ya macam2, tergantung pribadi dan hal2 yang mengikat janji tersebut. Kita misalkan janji untuk menghadiri suatu pertemuan. Biasanya kebanyakan muslin akan bilang “InsyaAllah” yang artinya “Jika Allah Menghendaki”. Makna InsyaAllah itu sendiri sebenarnya sebuah kalimat persetujuan terhadap sebuah rencana yang masih ghaib, artinya suatu hal di masa yang akan datang yang belum tentu pasti akan terjadi kecuali dengan izin Allah.
Kita misalkan begini, seseorang mengajak kita untuk datang ke rumahnya esok hari, lalu kita mengiyakan ajakan tersebut dengan mengucapkan lafadz InsyaAllah. Kenapa kita berucap demikian? Karena segala sesuatu yg terjadi besok masih bersifat ghaib, tidak tahu apakah akan benar2 terjadi atau tidak, karena umur manusia tak seorangpun ada yang tahu, bisa saja sebelum hari esok orang yang berjanji tadi di cabut nyawanya oleh Allah swt sehingga ia tidak bisa menunaikan janjinya. Dan juga lafadz tersebut mengandung makna bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, yang hanya bisa berencana, dan untuk realisasinya, Allah jualah yang menntukan apakah rencana manusia itu bisa berjalan sebagaimana mestinya ataupun malah sebaliknya. Maka kira2 seperti itulah meaning InsyaAllah yang sesungguhnya.
“Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi”, kecuali dengan menyebut Insya Allah” (QS : Al-Kahfi ; 23-24)

Jelas bukan, ketika kita melafadzkan InsyaAllah dalam sebuah janji maka kita wajib untuk menunaikannya. Janji itu adalah hutang. Hutang wajib dibayarkan. Jika tidak, lantas apa bedanya kita dengan orang munafik.

Yang menjadi persoalan pada saat sekarang ini adalah, kebanyakan dari kita (dan mungkin terkadang saya sendiri) menyalahartikan ataupun menyalahgunakan maksud dan tujuan dari lafadz InsyaAllah itu sendiri. Kebanyakan dari kita menjadikan lafadz tersebut sebagai suatu penolakan halus terhadap ajakan seseorang.
Seorang kerabat saya bahkan pernah berkata begini yg kira2 seperti ini,”jaman sekarang saya sudah ga percaya lagi sama kata InsyaAllah, karena kebanyakan diantaranya ga jadi.”
Naudzubillah.

Lafadz InsyaAllah digunakan terhadap janji yang kita yakin bisa menepatinya. Jika kita ragu2 dan takut untuk menolak ajakan tersebut, maka janganlah menggunakan Lafadz tersebut. Mungkin kita bisa menggunakan kata2 halus lainnya untuk menolak ajakan yang mungkin tak menyinggung perasaan orang tersebut.
Sekali lagi ditegaskan, lafadz InsyaAllah digunakan hanya jika kita yakin akan hal tersebut dan kemudian menggantungkan keberlangsungan keyakinan kita tersebut kepada Allah swt.

Nah, jika sudah tau meaning dari lafadz tersebut, maka mulai sekarang, jangan keliru lagi ya dalam penggunaannya.. ^^

By: RizkaAgandaFajrum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: