Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

Pohon

Posted on: Agustus 11, 2013


Seperti pohon rindang di pinggir jalan
Hadirnya tak ada yang peduli
Padahal saat mentari sedang asik bersolek pada raja siang
Semua orang di jalanan itu berharap wujud pohon itu diperbanyak
Agar rona merah mentari tak menerpa kulit mereka
Dan lalu, ketika awan berarak sedikit menutupi
Tak ada lagi gerah yang menerjang pori
Dan kembali pohon tu terlupakan
Bahkan mungkin terabaikan
Dan saat badai menerjang
Jangankan untuk menyemangati
Semua orang sibuk menghujat dan mengutuki tumbangnya ia
Sedih sekali rasanya
Padahal tanpanya, mana mungkin oksigen di jalanan penuh debu itu masih ada
Padahal tanpanya mana mungkin bumi ini masih elok menumpangi kita
Padahal tanpanya kemana tinta pena hendak berlabuh
Lalu, kenapa masih tak peduli?

By: RizkaAgandaFajrum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dunia Sukab

Seno Gumira Ajidarma's works: Short stories, Novels, Plays, Poems, News and other Articles.

Being Mellow and Over-Romantic itu Bukan Kutukan.

demi Dzat yang jiwaku berada di genggamanNYA

AJIS PENA HITAM

Ada jawaban disetiap do'a "INSYA ALLAH"

bintangrina

Forum olah-rasa batin dan rasa (For bara)

SanG BaYAnG

Ungkapan Jiwa Dalam Kata Yang Berbeda

Just an ordinary blog site

Just another WordPress.com site

AHAO's Blog

Hal Kecil dan Terabaikan Bisa Dibikin Jadi Penting :-)

Ismi Dina

Words of Mind and Heart

Sandurezu d'Syandrez

Just the words of my spirit and knowledge.

Mayya Mumtaz Maharani

Mayya's Personal Blog

fadhilaaini

Just another WordPress.com site

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

%d blogger menyukai ini: